Pola komunikasi antara kyai dan santri penghafal al-qur’an di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Desa Serut Kecamatan Panti Kabupaten Jember dalam meningkatkan jumlah hafalan.

Aisyah, Aisyah (2015) Pola komunikasi antara kyai dan santri penghafal al-qur’an di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Desa Serut Kecamatan Panti Kabupaten Jember dalam meningkatkan jumlah hafalan. Undergraduate thesis, IAIN Jember.

[img]
Preview
Text
Aisyah_NIM.082111039.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan islam tempat mempelajari hingga mengamalkan ajaran islam yang menerapkan pentingnya moral keagamaan. Dalam pesantren kyai menjadi tokoh sentral yang berperan sebagai pendidik, pembimbing, pembentuk sikap dan kepribadian santri. Dalam hal ini tidak bisa lepas dari bagaimana pola komunikasi yang terbentuk antara kyai dan santri sebagai objek yang di didik. Pondok Pesantren Miftahul Ulum mempunyai ciri khas ke Al-Qur’anan dan seluruh santri penghafal Al-Qur’an berusia 9 sampai 13 tahun. Dalam menghafal Al-Qur’an santri perlu bimbingan dan konsenrtasi agar jumlah hafalannya semakin baik. Lokasi pesantren berada di dekat jalan dimana banyak kendaraan lalu lalang yang dapat mengganggu konsentrasi santri dalam menghafal Al-Qur’an. Dalam hal ini kyai harus membimbing santri dengan sabar dan telaten dengan pola komunikasi yang baik pula. Fokus masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah: 1) bagaimana pola komunikasi kyai dan santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahul Ulum dalam meningkatkan jumlah hafalan? 2) apakah faktor yang mendukung dan menghambat komunikasi kyai dan santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahul Ulum dalam meningkatkan jumlah hafalan? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pola komunikasi kyai dan santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, dan mendeskripsikan faktor yang dapat mendukung dan menghambat komunikasi kyai dan santri penghafal Al-Qur’an dalam meningkatkan jumlah hafalan. Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, mendeskripsikan pola komunikasi kyai dan santri penghafal Al-Qur’an dan faktor yang dapat menghambat dan mendukung komunikasi kyai dan santri penghafal Al-Qur’an dalam meningkatkan jumlah hafalan. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini memperoleh kesimpulan 1) Pola komunikasi yang dilakukan oleh kyai dan santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahul Ulum menggunakan dua pola komunikasi yaitu komunikasi antar pribadi dan komunikasi kelompok. 2) faktor Pendukung komunikasi kyai dan santri penghafal Al-Qur’an adalah pesan yang dirancang dan disampaikan sedemikian rupa, dan pesan yang disampaikan sama-sama dapat dimengerti oleh kyai dan santri. Pesan yang disampaikan kyai dan santri dapat membangkitkan kebutuhan dari keduanya. Dan memberikan saran kepada komunikan sesuai yang dikehendaki. Sedangkan faktor yang dapat menghambat komunikasi kyai dan santri adalah gangguan yang datang dari faktor lingkungan, perbedaan kepentingan yang ada pada komunikator atau komunikan, motivasi terpendam pada komunikan, dan prasangka.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: pola komunikasi, kyai, santri, penghafal al-qur’an, hafalan
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200101 Communication Studies
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Haryono Raiman
Date Deposited: 18 Mar 2019 08:37
Last Modified: 18 Mar 2019 08:37
URI: http://digilib.iain-jember.ac.id/id/eprint/267

Actions (login required)

View Item View Item