Jual beli menggunakan sistem panjar: studi komparasi pemikiran ulama’ Syafi’iyah dengan ulama’ Hanabilah

Kholishotun, Nurul Isro'iyah (2015) Jual beli menggunakan sistem panjar: studi komparasi pemikiran ulama’ Syafi’iyah dengan ulama’ Hanabilah. Undergraduate thesis, IAIN Jember.

[img]
Preview
Text
Kholishotun Nurul Isro'iyah_NIM.083112003.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan taraf hidup manusia adalah dengan cara transaksi jual beli. Sejak dahulu, transaksi jual beli sudah dilaksanakan oleh manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya.Namun seiring dengan berkembangnya ilmu tegnologi terdapat berbagai macam transaksi jual beli diantra hal tersebut adalah jual beli sistem panjar atau yang biasa dikenal dengan jual beli dengan menggunakan uang muka. Akan tetapi model jual beli dengan menggunakan panjar ini memiliki perbedaan pendapat antar ulama` . diantaranya adalah ulama syafi`i dan hambali. Fokus Penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana pandangan jual beli menggunakan panjarmenurut Ulama’ Syafi’iyahdengan Ulama’ Hanabilah? 2) Bagaimana persamaan dan perbedaan pemikiran antara Ulama’ Syafi’iyah dengan Ulama’ Hanabilah?. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk Mendeskripsikan pandangan jual beli menggunakan panjar menurut Ulama’ Syafi’iyah dengan Ulama’ Hanabilah. 2) untuk Mendeskripsikanpersamaan dan perbedaan pemikiran antara Ulama’ Syafi’iyah dengan Ulama’ Hanabilah. Adapun metode penelitian ini menggunakan Pendekatanpenelitian kualitatif deskriptif, dengandengan jenis penelitian pustaka (library reseach), dengan menggunakan metode dokumentasi sebagai pengumpulan data, analisa data menggunakan deskriptif komparatif, keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini secara umum dari kalangan Ulama’ berselisih pendapat tentang kebolehan jual beli ini, Imam Malik, Syafi’I, Hanafi menyatakan ketidaksahannya, karena adanya hadist dan karena terdapat syarat fasad dan alGarar juga hal ini masuk dalam kategori memakan harta orang lain dengan bathil, sedangkan Ulama’ Hanabilah menyatakan sah, karena jual beli menggunakan panjar karena jual beli tersebut bukan merupakan memakan harta orang lain. Uang panjar tersebut sebagai kompensasi dari penjual yang menunggu dan menyimpan barang transaksi selama beberapa waktu.Persamaan pemikiran antara Ulama’ Syafi’iyah dengan Ulama’ Hanabilah ialah definisi panjar sama antara Ulama’ Syafi’iyah dengan Ulama’ Hanabilah dan sama-sama menggunakan hadits dan qiyas untuk menetapkan hukum panjar. Perbedaan pemikiran antara Ulama’ Syafi’iyah dengan Ulama’ Hanabilah ialah terdapat pada penetapan masalah, dalil yang dipakai dan adanya ketidaksetujuan Ulama’ Hanabilah terhadap penetapan hukum menggunakan hadits yang lemah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Jual Beli, Panjar, Syafi'iyah, Hanabilah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam
Depositing User: Haryono Raiman
Date Deposited: 26 Jun 2019 02:37
Last Modified: 26 Jun 2019 02:37
URI: http://digilib.iain-jember.ac.id/id/eprint/419

Actions (login required)

View Item View Item