Polarisasi pandangan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia di lingkungan perguruan tinggi Jember terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pascapenetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2017

Akhiyat, Akhiyat and Usuluddin, Win (2018) Polarisasi pandangan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia di lingkungan perguruan tinggi Jember terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pascapenetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2017. [Research Report] (Unpublished)

[img] Text
Polarisasi pandangan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia di lingkungan perguruan tinggi Jember terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pascapenetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2017.pdf

Download (8MB)
[img] Text
Peer Review; Polarisasi pandangan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia di lingkungan perguruan tinggi Jember terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.pdf - Supplemental Material

Download (911kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan aktivis HTI di lingkungan Perguruan Tinggi Jember dalam memahami Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Pascadibubarkannya HTI oleh Negara sesuai Perpu No.2 Tahun 2017. di samping itu pula untuk mengetahui bentuk-bentuk polarisasi di antra aktivis HTI di lingkungan Perguruan Tinggi Jember dalam bersikap serta memahami Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia Pascadibubarkannya HTI oleh negara. Untuk mencapai tujuan penelitian int, peneliti menggunakan teori interaksionisme simbolik. Teori ini digunakan untuk menganalisis simbol-smboi yang dpaka aktvs HTI daiam memakna Fancasla dan Negaara esatuan epubik Indonesia. Subyek dalam penelitian ini adalah para aktivis HTI di lingkungan Perguruan Tinggi Jember. Sementara pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini antara lain: (1) Bahwa interaksionisme simbolik aktivis HTI di lingkungan Perguruan Tinggi .Jember dalam pandangannya terhadap Pancasila dan NKRI. mereka memaknai konsep tersebut sebagai bentuk ajaran bernegara yang tidak memiliki konsep dasar Islami karena tidak sesuai dengan konsep Alquran dan Assunnah, serta memaknai Pancasila dan NKRI sebagai konsep ajaran kapitalisme Barat. (2) Bentuk-bentuk polarisasi pandangan mereka dalam memaknai Pancasila dan NKRI disebabkan karena adanya keterbatasan pengetahuan an pemaiaman mereka terhaap ajaran Hiquran an Hssunnain, serta buku-buku pegangan yang menjadi pedoman aktivis HTI dipahami secara tekstual dan leterlek. Sehingga mereka yang terjebak dengan pemahaman tekstual akhirnya cenderung tidak setuju dengan Pancasila dan NKRI, sebaliknya bagi aktivis HTI yang pemahaman dan pengetahuan mereka lebih luas dan tidak tertutup dengan kelompok-kelompok Islam lain, mereka sudah mulai terbuka dan menerima Pancasila dan konsep NKRI meskipun tidak secara transparan.

Item Type: Research Report
Uncontrolled Keywords: Polarisasi Aktivis HTI; Pancasila; NKRI; Perppu No 2 Tahun 2017
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Depositing User: Haryono Raiman
Date Deposited: 02 Jan 2020 01:42
Last Modified: 02 Jan 2020 01:42
URI: http://digilib.iain-jember.ac.id/id/eprint/598

Actions (login required)

View Item View Item