Konvergensi antara hukum islam dan hukum adat adat suatu studi atas pelaksanaan kewrisan swargi sultan hamengku buwono ix kesultanan yogyakarta

Rumawi, Rumawi (2005) Konvergensi antara hukum islam dan hukum adat adat suatu studi atas pelaksanaan kewrisan swargi sultan hamengku buwono ix kesultanan yogyakarta. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img] Text
index.html

Download (36kB)

Abstract

/\da dua hal pertan:vaan yang fundamental dalam studi ini. Pertamao bagaimana Pelaksanaan pembagian harta warisan Svvargi Sultan Hamengku Buwono IX Kesultanan Yogyakarta·' Kedua, bagaimana hubungan antara hukum kewarisan Islam dengan hukum kewarisan yang dilaksanakan di Kesultanan Yvb'}'akcrta? Studl. t"nl· menin.._ ln'lnl..,rnttl ....._, .. ...J;..;.., ... , - -- --1t..1r ;;:).Jc.J.n.U:t... pendekatan ilmu antropologi. Data-data yang diperoleh dalam penelitian ini dengan cara; pertama, wawancara, dokumen dan observasi. Kesultanan Yogyakarta sebagai populasi dan Swargi Sultan Hamengku Buwono IX sebagai sampel bertujuan. Alasan pemilihan sampel pada Swargi Sultan Hamengku Buwono IX dikarenakan para putra dalem sebagai ahli waris masih hidup dan dapat diperoleh akses informasi dari mereka. Reliabilitas data dalam penelitian melakukan klasifikasi tertentu terhadap data, dan data yang diperoleh dicek-silang antar-pemyataan para informan. Analisis induktif digunakan untuk analisis data. Artinya, data-data yang terkumpul dianalisis menjadi suatu kesimpulan umum. Studi ini menunjukan bahwa pelaksanaan kewarisan di Kesultanan Yogyakarta khususnya pada Swargi Sultan Hamengku Buwono IX secara antropologis menganut beberapa asas. Asas-asas itu antara lain: asas individual­ bilateral, asas keutamaan, asas perdamaian, asas penggantian ahli waris, asas personalitas keislaman, asas kewarisan semata akibat kematian dan asas mayoret laki-laki. Hubungan hukum kewarisan Islam dengan hukum kewarisan Kesultanan Yogyakart!'l. teijadi konvergensi unsur-unsur kewarisan. Artinya, hukum Ke.variSGtf1 p <> lah.••naau !.: warisan Swargi Sultan Hamengku Buworro IX menyatukan unsur-unsur dari sistem hukum kewarisan Islam dan hukum kewarisan adat Jawa. Unsur-unsur yang diadopsi dari sistem hukum kewarisan Islam meliputi: pertama, posisi istri I janda tidak mempengaruhi waktu pelaksanaan pembagian harta warisan. Kedua, pembagian harta warisan dengan perbandingan satu banding setengah untuk ahli waris anak laki-laki dan anak perempuan. Ketiga, istri I Janda memperoleh bagian tertentu yaitu seperdelapan. Unsur yang diambil dari sistem kewarisan adat Javta adalah klasifikasi harta berdasarkan harta sultan dan harta kesultanan. Ada unsur dalam pelaksanaan kewarisan Kesultanan Yagyakarta yang disesuai dengan unsur huk:um kewarisan Islam maupun hukum kewarisan adat Jawa. Unsur ini adalah adopsi ahli waris pengganti. Unsur lain adalah Ketiadaan harta warisan klasifikasi berdasarkan hubungan perkawinan. Unsur ini merupakan ciri khas pelaksanaan kewarisan di Kesultanan Yogyakarta.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam
Depositing User: Rumawi Rumawi
Date Deposited: 08 Sep 2020 07:43
Last Modified: 08 Sep 2020 07:43
URI: http://digilib.iain-jember.ac.id/id/eprint/917

Actions (login required)

View Item View Item