NURUDDIN, 084089069 (2010) MANAJEMEN KURIKULUM BAHASA ARAB DI PESANTREN (STUDI KOMPARASI ANTARA PESANTREN ASSUNNIYYAH KENCONG DAN PESANTREN BAITUL ARQOM BALUNG). Masters thesis, IAIN JEMBER.
|
Text
Cover.pdf Download (240kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (400kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (369kB) | Preview |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (428kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II.pdf Download (600kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II.pdf Download (600kB) | Preview |
|
|
Text
Bab III.pdf Download (428kB) | Preview |
|
|
Text
Bab IV.pdf Download (539kB) | Preview |
|
|
Text
Bab V.pdf Download (470kB) | Preview |
|
|
Text
Bab VI.pdf Download (377kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (377kB) | Preview |
Abstract
Tesis ini berupaya mengkaji tentang manajemen kurikulum bahasa di pesantren, yang mengambil objek kajian di Pesantren Assunniyyah Kencong dan Pesantren Baitul Arqom Balung. Dalam mengkaji studi ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tehnik analasis berulang-ulang dan berkesinambungan antara pengumpulan dan analisis data, baik selama pengumpulan data dilapangan maupun sesudah data terkumpul. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam mempunyai elemen-elemen pendidikan yang terdiri dari: kyai, pondok, masjid, santri dan pengajaran kitabkitab, dalam perkembangannya pesantren terbedakan menjadi dua yaitu pesantren dengan model salaf dan pesantren dalam bentuk kholaf, dimana dua model pesantren ini berbeda dalam pengelolaan manajemen, termasuk manajemen diantaranya manajemen kuriklulum. Dalam teori menejemen terdapat empat hal yang harus dilakukan olem sebuah lembaga, yaitu, perenecanaan kurikulum, penegembanagn kurikulum, implementasi kurikulum, dan evaluasi kurikulum. dalam kaitan dengan kurikulum ada dua hal yang menjadi wilayah kerja dari masing-masing unsur dalam lembaga pendidikan, yaitu kurikulum sebagai satuan pendidikan, wilayah kerja ini dilakukan oleh lembaga, dan kurikulum sebagai satuan bidang studi, wilayah ini menjadi tanggung jawab guru dengan siswa. Dari dua pesantren yang dikaji yaitu pesantren assunniyyah dan pensantren baitul arqom itu ditemukan, bahwa sistem manajemen kurikulum bahasa arab yang ada di Pesantren Assunniyyah pada aspek perencanaan, implementasi, evaluasi dan pengembangan secara umum mengarah pada sistem kurikulum untuk peningkatan kemampuan santri dalam membaca kitab, sementara Pesantren Baitul Arqom mengarah pada peningkatan kemampuan muhadatsah. dalam hal persamaannya ditemukan, Pesantren Assunniyyah dan Pesantren Baitul Arqom secara umum memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan santri yang mutafaqqih fiddin. Diskripsi dari dua pola manjemen kuriklum bahasa arab diatas, menghasilkan pola temuan manajemen baru dalam meningkatkan kemampuan santri dalam bahasa arab yaitu dibutuhkan pengelolaan manajemen yang sistemik, terorganisir, massif dan terstruktur Kata kuci : Manajemen Kurikulum, Bahasa Arab dan Pesantren
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Manajemen Kurikulum, Bahasa Arab dan Pesantren |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130202 Curriculum and Pedagogy Theory and Development 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2004 Linguistics > 200499 Linguistics not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Haryono Raiman |
| Date Deposited: | 07 Sep 2017 04:26 |
| Last Modified: | 07 Sep 2017 04:27 |
| URI: | http://digilib.iain-jember.ac.id/id/eprint/17 |
Actions (login required)
| View Item |